Warga Berharap Tidak Asal Jadi, Dinas PUPR Banjarmasin Bangun Drainase di Sejumlah Lokasi
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pembangunan drainase sepanjang 228 meter di Jalan Bumi Mas Utama Kompleks Bumi Mas RT 6 Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin tengah berlangsung.
Beberapa pekerja, satu ekskavator dan sebuah dumptruck berada di lokasi proyek senilai Rp4,2 miliar tersebut, Selasa (27/10/2026) siang.
Ekskavator tengah mengeruk tanah untuk dipasang gorong-gorong.
"Dari 228 meter sisa sekitar 25 meter yang belum dikerjakan. Nanti setelah semua salurannya rampung 100 persen terakhir adalah pengaspalan kembali," ungkap pengawas lapangan, Jamaludin (26).
Baca juga: Banjarmasin dan Banjarbaru Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Prakiraan Cuaca Hari ini
Yusran, warga RT 6 yang rumahnya tidak jauh dari drainase, berharap proyek tersebut benar-benar berkualitas atau tidak sekadar dibangun asal jadi.
Dia menekankan saluran air itu harus terhubung sampai ke pembuangan akhir.
"Nanti air hanya mengisi gorong-gorong dan tidak mengalir. Akibatnya saat hujan deras dan lama, air meluap dan akhirnya banjir," katanya.
Pembangunan drainase juga dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin di Jalan Ratu Zaleha Gang Pandan Sari RT 10 Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Banjarmasin Timur.
Saluran air yang kabarnya bernilai Rp517 juta dan rampung pada September 2026 ini akan diuji fungsinya pada musim hujan mendatang.
Dari pantauan Selasa, posisi drainase berada di tengah-tengah Gang Pandan Sari, dengan lebar 150 sentimeter (cm) dan dalam 149 cm.
Saluran membentang sepanjang gang sekitar 300 meter.
Menurut Ketua RT 10 Hasan Basri (72), pembangunan drainase dimulai pada Juni 2026 dan selesai pada September.
Warga berharap saluran air ini berfungsi saat musim hujan.
"Gang Pandan Sari selalu banjir saat musim hujan. Semoga nanti tidak banjir lagi hingga membuat rumah warga terendam," ucap Hasan.
Efendi, warga Gang Pandan Sari, mengaku warga sudah sangat menunggu Pemko Banjarmasin membangunkan drainase.
"Permintaan kami itu sudah kurang lebih 17 tahun dan baru dipenuhi Pemko tahun ini. Mudah-mudahan berfungsi sehingga kami tidak kebanjiran lagi," katanya.