Sementara pengendaranya mengalami luka cukup serius dan membutuhkan penanganan medis.
‎
‎Relawan EBR Rescue, Muhammad Fitri, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut sekitar pukul 01.58 WITA.
‎
‎Setelah menerima laporan, relawan langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.
‎
‎"Tindakan pertama kami melakukan penanganan pertama di tempat, termasuk pemasangan infus dan membalut luka yang lumayan parah di kaki korban," ujarnya.
‎
‎Fitri menambahkan, korban juga mengalami patah tulang pada bagian kaki. Kondisi tersebut membuat korban harus segera dievakuasi ke rumah sakit.
‎
‎Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
‎
‎Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kalsel, Fitri Hernadi, menyayangkan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada Bus Trans Banjarbakula tersebut.
‎
‎Dia menyampaikan keprihatinan atas kejadian itu dan berharap insiden serupa tidak kembali terjadi.
‎
‎"Kami prihatin dan turut berduka, meskipun belum ada informasi terkait kronologi, kami akan tindaklanjuti temuan di lapangan," tuturnya.
‎
‎Fitri mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan operator Bus Trans Banjarbakula agar kejadian tersebut segera mendapat perhatian dan tindak lanjut.
‎
‎Selain itu, Dishub Kalsel juga akan melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarganya.
‎
‎"Kawan-kawan di lapangan juga akan berkomunikasi dengan Satlantas Polres Banjar," pungkasnya. (wartabanjar.com).