WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Luapan Sungai Kemuning yang sempat merendam sejumlah rumah warga di Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan berangsur surut pada Sabtu (31/10/2026) sore.

Berdasarkan pantauan wartabanjar.com sekitar pukul 17.00 WITA, kondisi air di aliran Sungai Kemuning mulai menurun.

Hal itu terlihat dari kawasan jembatan di Kampung Kedai Pelangi, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Kota Banjarbaru selama sekitar satu jam pada Sabtu siang menyebabkan air Sungai Kemuning meluap hingga masuk ke sejumlah rumah warga di bantaran sungai.

Sedikitnya dua hingga tiga rumah dilaporkan terdampak.

Ketinggian air yang masuk ke dalam rumah warga mencapai mata kaki.

Baca Juga Satlantas Polres Banjarbaru Intensifkan Patroli Gabungan, Balap Liar Jadi Sasaran Pengawasan

Baca Juga Puting Beliung Terjang Martapura Barat Banjar, Akademisi ULM Minta Standar Bangunan Rumah Warga Ditingkatkan

Salah seorang warga, Yanuar, mengatakan kejadian serupa bukan kali pertama dialami warga setempat.

Luapan air biasanya terjadi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Menurutnya, genangan di dalam rumah umumnya akan mengering sekitar satu jam setelah hujan berhenti, dengan bantuan warga yang menguras air secara mandiri.

Yanuar juga mengungkapkan banjir yang lebih parah pernah terjadi pada 2021.

Kala itu, hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari menyebabkan ketinggian air di dalam rumahnya sempat mencapai dada orang dewasa.

Meski kondisi air Sungai Kemuning mulai surut pada sore hari, kejadian ini kembali menjadi perhatian warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Banjarbaru. (Wartabanjar.com)