WARTABANJAR.COM - Gagalnya Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, tampil di Sirkuit Sepang, membuat fans khawatir MotoGP Malaysia 2026 akan dibatalkan seperti MotoGP Australia, pekan lalu.

Aprilia resmi mengumumkan Martin mundur dari sisa balapan, usai tampil kurang maksimal pada sesi latihan bebas kedua (FP2) yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Sabtu (31/10/2026) pagi.

"Jorge Martin mengundurkan diri dari sisa rangkaian MotoGP Malaysia, untuk melanjutkan pemulihan cedera," bunyi pernyataan resmi Aprilia di Instagram.

Pembalap asal Spanyol itu memutuskan, tak ambil bagian di sesi kualifikasi setelah tampil di bawah performa ada sesi latihan bebas kedua.

Asbennya Martin semakin membuka jalan Marc Marquez untuk kembali menjuarai dunia. Pembalap Ducati tersebut sedang memimpin klasemen dengan keunggulan 19 poin dari Martin.

Marc Marquez berpeluang memperlebar keunggulan hingga 44 poin, jika berhasil memenangi balapan utama di Sirkuit Sepang, Minggu (01/11/2026).

Sebagian besar netizen menyayangkan absennya Martin di MotoGP Malaysia. Persaingan juara diprediksi berkurang tanpa kehadiran juara dunia 2024 itu.

Baca Juga: Alex Marquez Gagal Podium Sprint Race MotoGP Malaysia

Baca Juga: Martin Kibarkan Bendera Putih, Mundur dari MotoGP Malaysia 2026

Untuk menjaga persaingan, sebagian netizen khawatir MotoGP Malaysia dibatalkan, seperti yang terjadi pekan lalu di MotoGP Australia.

Balapan di Sirkuit Phillip Island terpaksa dibatalkan karena cuaca ekstrem, yang berisiko besar bagi keselamatan pembalap. Kebetulan Martin juga absen karena cedera pergelangan tangan.

Para penggemar Marquez cemas MotoGP Malaysia ikut dibatalkan. Kali ini bukan karena cuaca buruk, melainkan demi menjaga persaingan perburuan gelar juara dengan Martin.

"Besok cuaca buruk lainnya memaksa balapan dibatalkan lagi," tulis salah satu netizen.

"Liberty Media sedang menunggu hujan besar untuk membatalkan balapan," timpal akun lainnya.

Meski demikian, tak sedikit pula yang bersimpati kepada Jorge Martin. Para fans memuji keputusan bijak Martin tidak memaksakan balapan di sprint race maupun race.