Hujan untuk Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Bumbu Jatuh di Kabupaten Banjar
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Langit di Kota Martapura Kabupaten Banjar dan sekitarnya mendadak gelap dan akhirnya hujan deras mengguyur disertai petir, Minggu (25/10/2026) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan merata di sejumlah wilayah.
Di Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura, intensitas hujan dirasakan cukup tinggi oleh warga.
Salah satu warga, Dessy mengatakan hujan terjadi lumayan deras.
”Lumayan labat (deras) di sini,” ujarnya.
Baca juga : Hasnan Kaget Kepulan Asap Muncul di Toilet Pasar Kuripan Banjarmasin
Baca juga: Bobon Masak Besar Sehari 3.000 Porsi untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa Pulang Pisau Kalteng
Hal senada juga dirasakan oleh Fatma, warga Desa Jinggah Habang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
”Hujannya labat lawan petir-petirnya menggerugum," ucapnya kepada Wartabanjar.com.
Hujan yang membasahi Banjar ternyata bukanlah kejadian alami.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, mengatkaan hujan tersebut merupakan hasil dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
”Bukan hujan alami, titik-titik awan konvektif itulah yang menjadi target penyemaian,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, aksi penyemaian awan ini menyasar dua wilayah utama, yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarmasin, yang kemudian dampaknya meluas hingga mengguyur wilayah Martapura dan sekitarnya.
Ota menegaskan, pelaksanaan hujan buatan ini memiliki misi khusus yang krusial bagi lingkungan sekitar.
Bukan untuk memperparah kondisi cuaca, langkah ini justru diambil demi menjaga stabilitas ekosistem.
”Hujan buatan yang terjadi bukan menambah kabut, tujuannya adalah menambah debit air di waduk maupun sungai,” terangnya.
Selain itu, Ota mengungkapkan guyuran air hujan ini sangat diandalkan untuk membasahi area lahan gambut yang rawan serta mengurangi kabut asap.
”Kami juga mengimbau warga agar waspada potensi terjadinya longsor di wilayah-wilayah ketinggian, bukit atau gunung, serta mewaspadai jalanan licin,” pungkasnya. (wartabanjar.com)