"Tidak ada kerumitan memakai ini. Justru membantu karena misalnya engga membawa uang cash bisa beli kalau pakai Qris ini. Tetap jadi ini, tapi kalau engga pakai Qris ini pas engga bawa uang kan engga jadi beli. Ya kadang bisa minjam, iya kalau mau minjam, kalau engga. Ya memang agak membantu lah ini, ini dari bank kalsel."

Selain berjualan keliling saban hari, Supatmi juga melayani pembelian langsung dari rumahnya.

Perkembangan usaha UMKM Yogatama ini juga tidak lepas dari peran aktif pemerintah daerah setempat.

Produk-produk minuman herbal dan olahannya kini telah dipasarkan melalui galeri Dekranasda Kabupaten Tanah Laut.

Tak hanya itu, pengurusan legalitas dan kelengkapan usaha seperti sertifikasi halal juga telah difasilitasi penuh oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Kabupaten Tanah Laut.

Sinergi antara ketekunan pelaku usaha, perbankan daerah melalui fasilitasi QRIS, serta pendampingan instansi pemerintah ini menjadi bukti nyata penguatan ekosistem UMKM lokal di Tanah Laut. (Wartabanjar.com).