WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sebanyak 3,5 butir ekstasi diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan (Ditresnarkoba Polda Kalsel) di tempat hiburan malam (THM) Hotel Aria Barito Banjarmasin pada Rabu (28/10) malam.

Ekstasi bentuk rolex warna merah muda ditemukan terbungkus tisu saat menggeledah pakaian pengunjung di ruang karaoke tepatnya di saku celana. 

Seorang pria diinterogasi mengakui ekstasi akan digunakan bersama temannya bahkan setengah butir sudah dikonsumsi.

"Barang bukti narkotika jenis ekstasi ini dibawa seorang pengunjung berinisial MA (21)," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono di Banjarmasin.

Terlapor beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kalsel untuk proses lebih lanjut.  

Sebelumnya 4 orang terjaring dalam razia tim gabungan pada tempat hiburan malam (THM) Banjarmasin, dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Baca Juga Harga Plastik Kemasan Naik, Pedagang Pasar Pelaihari Tanah Laut Keluhkan Kenaikan Bahan Pokok

Baca Juga 5 Rumah di Pelaihari Tanah Laut Hangus Terbakar, Diduga Berasal dari Dapur Warga

Keempat orang itu terjaring dalam razia narkoba yang digelar Ditresnarkoba Polda Kalsel di QQ KTV dan GOEDANG Dining & Lounge, Banjarmasin, Rabu (21/10/2026) malam.

Razia dilakukan guna menindaklanjuti Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolri Nomor ST/2224/X/RES.4/2026 tentang peniadaan kampung narkoba dan pesta narkoba di THM.

Razia ini dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda Kalsel, Kombes Baktiar Joko Mujiono, dengan melibatkan 111 personel gabungan dari Polda dan BNNP Kalsel. 

"Berdasar hasil tes, urine empat orang positif mengandung narkoba," tegas Kombes Baktiar. 

Menyikapi temuan ini, ia menegaskan akan melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, gelar perkara, dan pemberkasan untuk memburu sumber barang.

Bertempat di THM lain, lima perempuan juga positif menggunakan narkoba.

Kelima perempuan itu dijaring dalam Razia oleh Polresta Banjarmasin, Minggu (18/10/2026) dinihari.

Sejumlah THM yang dirazia antara lain NASA, Royal Cafe, dan THM G-5. 

Ketiga lokasi tersebut dirazia berdasarkan informasi masyarakat, dan hasil penyelidikan diduga menjadi tempat penyalahgunaan  narkotika.