​"Untuk kali pertama kami tengok alhamdulillah, penyertaan untuk lomba layang-layang ini kali ini amat menggalakkan dan bagi saya satu benda yang paling saya kagum ialah penyertaan. Paling ramai yang saya pernah lihat di sini ya," puji Muhammad Ilmi.

​Muhammad Ilmi menambahkan, keterlibatan ratusan peserta serta sambutan hangat penganjur membuat timnya berharap bisa kembali bertanding di Tanah Laut pada ajang berikutnya.

​"Saya lihat hampir mungkin lebih 200 layangan yang telah dipamerkan dan akan diterbangkan sebentar lagi. Jadi untuk penganjur, kami daripada pasukan Malaysia mengucapkan ribuan terima kasih sekali lagi, kerana memberikan kami peluang untuk hadir pada hari ini dan kami berharap kita akan berjumpa lagi pada tahun hadapan," pungkasnya.

​Apresiasi tinggi dari para pelayang mancanegara ini kian mengukuhkan Kabupaten Tanah Laut sebagai destinasi wisata budaya dan bahari kelas dunia yang kian diperhitungkan di kancah internasional.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut resmi membuka Festival Layang-Layang Tahun 2026 sebagai ajang tahunan sekaligus aksi kepedulian sosial, di Pantai Batakan Baru, dan berlangsung hingga Minggu (25/10/2026).

Kegiatan juga dihibur penampilan artis nasional Ratna LIDA dan Endah DA2, ini menghadirkan penambahan kelas perlombaan yang variatif, sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin.

​"Dan lomba festival tahun ini ada penambahan kelas, yaitu yang pertama, dandang. Yang kedua, dandang ini ada dua, yaitu kelas umum dan lokal. Lokal ini khusus Kabupaten Tanah Laut, SKPD, dan masyarakat. Kemudian yang umum, ini se-Kalsel atau nasional," ujar Zulpuaddin.

​Di tengah suasana kompetisi, Bupati Rahmat Trianto juga mengetuk hati para hadirin untuk menyalurkan kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

​"Sekali lagi saya ucapkan selamat datang ya di Tanah Laut. Silakan menikmati pariwisatanya, nikmati makanannya. Dan kita pada kesempatan ini sama-sama mendoakan bagi saudara-saudara kita, termasuk di Tanah Laut juga masih ada yang terdampak kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.