Listrik di Banjarmasin dan Banjarbaru Padam Mulai Sore Hari ini Sampai Esok, Cek Lokasi Terdampak
WARTABANJAR.COM - Gangguan terjadi pada pembangkit yang berdampak pada sebagian wilayah kerja PLN ULP Ahmad Yani di Kota Banjarmasin dan PLN ULP Banjarbaru di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026) dan Minggu (25/10/2026).
Ini akan berdampak pada penghentian sementara aliran listrik di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru.
Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 20.00 WITA sampai 23.30 WITA pemadaman terjadin di wilayah Banjarbaru dan sebagian Kabupaten Banjar.
Yakni di wilayah Aranio, Tiwingan, Pelabuhan Aranio dan sekitarnya, Alimpung, Sungai Kembang, Batu Kambing, Tambela, Jalan Ir. P.M. Noor, Awang Bangkal, Crusher Batu Awang Bangkal, Jalan Tahura Sultan Adam, Jalan Pangeran Suryanata, Gunung Pematon Mandi Angin, Desa Matang Kanas, dan sekitarnya.
Baca Juga Rumah di Ujung Kampung Kundan HST Digeledah, Polisi Temukan Kamar Bawah Tanah dan Ruang Karaoke
Baca Juga Krisis Air Makin Meluas, Bupati Tanah Laut Instruksikan Ketua RT Aktif Pendataan
Minggu, 25 Oktober 2026 pukul 17.00 WITA sampai 20.30 WITA di wilayah Banjarbaru:
Jalan Trikora, Jalan Jafri Zam-Zam, Al Jafri, Kemuning, Ambulung, Jalan Sei Sumba RSUD ldaman Banjarbaru dan sekitarnya.
Kemudian pukul 20.00 WITA sampai 23.00 WITA pemadaman terjadi di Banjarmasin di wilayah:
Karya tani, Pembina IV, komple D'padis, R Land, Rahayu Ujung, Sungai Lulut, Lok baintan, Sungai Lenge DAN sekitarnya.
Jalan Ayani Km 8- km 10, Kantor OJK, Indosat dan sekitarnya.
Pukul 20.00 WITA sampai 23.00 WITA terjadi pemadaman di Banjarbaru di wilayah:
Jalan Mistar Cokrokusumo Cempaka, Sungai Tiung Cempaka, Batu Ampar Cempaka, JI. Randung, Sungai Abid, Kiram, Lp Cempaka, Bangkal Cempaka, Desa Banyu Irang Cempaka dan sekitarnya.
PLN juga mengajak seluruh pelanggan untuk berpartisipasi menjaga keandalan pasokan listrik dengan menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00-21.00 WITA.
Pelanggan diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu di atas 24°C, serta mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi sebagai bagian dari pemanfaatan energi yang lebih bertanggung jawab.