Kekompakan, komunikasi, strategi, dan semangat untuk saling mendukung juga menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan.

Karena itu, turnamen ini diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan untuk menjaring bibit atlet bola voli yang berpotensi berkembang ke tingkat lebih tinggi.

“Saya berharap turnamen ini dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, menambah pengalaman bertanding, mempererat tali silaturahmi antarsekolah, sekaligus menjadi kesempatan untuk menjaring bibit-bibit atlet bola voli yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Sebagai tuan rumah, SMAN 2 Martapura turut membidik hasil maksimal. Tim putra diperkuat tujuh pemain yang tergabung dalam tim Popda Kabupaten Banjar, sedangkan tim putri juga telah mempersiapkan diri untuk bersaing memperebutkan tempat di final.

Khairul berharap persiapan yang dilakukan kedua tim dapat membawa tuan rumah melaju hingga partai puncak.

“Besar harapan saya targetnya masuk final, karena kebetulan SMAN 2 Martapura ini ada tujuh orang pemain tim Popda Kabupaten Banjar untuk kategori putra dan tim putri juga punya persiapan yang matang untuk berlaga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyadi juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menaati peraturan pertandingan, dan menghormati keputusan wasit.

Ia turut meminta panitia, wasit, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat memastikan turnamen berjalan tertib, lancar, dan aman dengan tetap menjunjung tinggi nilai fair play.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Wakil Ketua KONI Kabupaten Banjar Kun Nasrullah dan Ketua Umum Turnamen Bola Voli Eko Suripto. (wartabanjar.com).