WARTABANJAR.COM, BANJAR - Sebanyak 15.000 liter air bersih disalurkan kepada warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Bantuan dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar itu menyasar Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, dan Pasar Jati, Kecamatan Astambul. 

Kolaborasi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua PW IPNU Kalsel Ahmad Syarief Hidayat mengatakan, keterlibatan organisasinya dalam penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

“Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, IPNU sebagai organisasi kepemudaan merasa terpanggil untuk hadir memberikan solusi konkret,” ujarnya.

Menurut Ahmad, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang pemenuhannya berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan pasokan air.

Baca Juga Lagi-lagi Kebakaran di Waktu Subuh, Kompleks DPR Banjarmasin Kembali Berkobar

Baca Juga Listrik Kembali Padam di Banjarmasin, Alalak Utara Sampai Sultan Adam

Ia menegaskan, kiprah IPNU tidak hanya berfokus pada kaderisasi dan pendidikan pelajar, tetapi juga menyentuh persoalan sosial dan kemanusiaan.

“Melalui kolaborasi bersama BPBD Kabupaten Banjar, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjaga kesehatan warga,” katanya.

Ahmad juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banjar atas dukungan terhadap terlaksananya penyaluran air bersih tersebut.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan kebutuhan dasar.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Banjar atas terjalinnya kerja sama bantuan air bersih ini antara PW IPNU Kalsel dan Pemkab Banjar. Ini menunjukkan kolaborasi yang intens antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat di tengah bencana ini,” ungkapnya.

Penyaluran air bersih di kedua lokasi disambut warga yang membutuhkan pasokan untuk keperluan sehari-hari.