WARTABANJAR.COM, BANJAR - Turnamen bola voli antarpelajar se-Kalimantan Selatan dalam rangka HUT ke-17 SMAN 2 Martapura diikuti 39 tim putra dan putri.

Jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada kategori putri yang bertambah hampir dua kali lipat.

Tahun ini, kategori putra diikuti 24 tim, naik dari 21 tim pada tahun sebelumnya. Sementara kategori putri meningkat dari delapan menjadi 15 tim.

Ketua Panitia Pelaksana Khairul Muis mengatakan, peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya minat sekolah untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Panitia pun tidak membatasi kuota agar lebih banyak sekolah berkesempatan berpartisipasi.

“Antusias peserta cukup tinggi dari berbagai sekolah, baik dari wilayah Kabupaten Banjar maupun Kota Banjarbaru. Jumlah peserta juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Khairul yang juga merupakan guru PJOK SMAN 2 Martapura.

Turnamen yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 ini digelar di SMAN 2 Martapura, Jalan SMPN 3, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura.

Baca Juga Raja se-Kalimantan Desak Karhutla Cepat Diatasi: "Jangan Gajah sama Gajah, Pelanduk Mati di Tengah"

Baca Juga Lagi-lagi Kebakaran di Waktu Subuh, Kompleks DPR Banjarmasin Kembali Berkobar

Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan memperebutkan trofi bergilir, trofi tetap, dan uang pembinaan.

Pesertanya tidak hanya berasal dari Kabupaten Banjar. 

Sejumlah sekolah dari daerah lain di Kalimantan Selatan turut ambil bagian, di antaranya SMA Negeri 2 Banjarbaru, SMA Negeri 1 Marabahan, SMA Negeri 1 Salam Babaris, SMK Negeri 1 Binuang, MAN 1 Tapin, dan SMK Negeri 1 Tapin Selatan.

Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar H Irwan Jaya melalui Kabid Olahraga Supriyadi menilai turnamen antarpelajar memiliki peran penting dalam membina generasi muda. Selain menjadi ajang persaingan meraih prestasi, kegiatan olahraga juga membentuk karakter dan kedisiplinan peserta.

“Olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui olahraga, para pelajar belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, kedisiplinan, menghargai lawan, serta menerima kemenangan dan kekalahan dengan sikap yang bijaksana,” ujarnya saat membuka turnamen, Senin (19/10/2026).

Menurut Supriyadi, bola voli mengajarkan bahwa keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada kemampuan individu.