Ia menegaskan, keselamatan petugas dan relawan harus menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, selain upaya mengendalikan api dan melindungi masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Banjar juga berkomitmen memberikan penanganan kesehatan secara gratis bagi petugas yang mengalami kejadian tersebut.

“Kita berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. Namun, komitmen pemerintah daerah ketika terjadi hal seperti ini, khususnya dalam penanganan kesehatan, tentu akan digratiskan, karena kesehatan juga merupakan hal yang penting bagi mereka,” tuturnya.

Adapun enam petugas yang mengalami gangguan pernapasan terdiri atas lima relawan Bumi Selamat Rescue (BUSER 690), yakni Hasanudin, M Hasan, M Rizky, Aditya, dan Yosi Rahman, serta Aulia Rizky dari BPBD Kabupaten Banjar. (wartabanjar.com).