Kualitas Udara Kalsel Terbebas dari Kategori Berbahaya, Batola Masih Sangat Tidak Sehat
WARTABANJAR.COM - Wilayah Kalimantan Selatan terlepas dari kategori berbahaya untuk pantauan kualitas udara Sabtu (17/10/2026).
Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan empat wilayah pantauan kualitas Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU tidak masuk kategori berbahaya.
Berikut data pada Sabtu 17 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA empat wilayah pantauan:
Kota Banjarmasin: 200 (TIDAK SEHAT)
Kabupaten Hulu Sungai Selatan: 99 (SEDANG)
Kabupaten Barito Kuala: 264 (SANGAT TIDAK
SEHAT)
Kabupaten Tabalong: 284 (SANGAT TIDAK SEHAT)
Kategori sangat tidak sehat untuk kualitas udara disebabkan oleh kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
DLH Kalsel mengimbau seluruh masyarakat untuk wilayah BERBAHAYA dan SANGAT TIDAK SEHAT untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:
Baca Juga Kabut Asap Karhutla Masih Tebal, Bayi di Samarinda dan Buntok Meninggal karena Sesak Napas
Baca Juga Hujan Ringan di Banjar dan Batola di Prakiraan Cuaca Hari ini
- Gunakan Masker di Luar Ruangan:
Selalu pakai masker (diutamakan masker N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar rumah untuk menyaring partikel mikroskopis (PM2:)
yang berbahaya bagi paru-paru.
- Perbanyak Minum Air Putih:
Tingkatkan konsumsi air putih untuk membuang racun dalam tubuh, mencegah dehidrasi, serta meredakan tenggorokan yang gatal akibat paparan asap.
- Stop Kebakaran Lahan!
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan ini tidak hanva merusak ekosistem
- Gunakan Masker di Luar Ruangan:
Selalu pakai masker (diutamakan masker N95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar rumah untuk menyaring partikel mikroskopis (PM2-)
yang berbahaya bagi paru-paru.
- Perbanyak Minum Air Putih:
Tingkatkan konsumsi air putih untuk membuang racun dalam tubuh, mencegah dehidrasi, serta meredakan tenggorokan yang gatal akibat paparan asap.
- Stop Kebakaran Lahan!
Dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan ini tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga membahayakan kesehatan diri sendiri, keluarga, dan tetangga sekitar.
- Laporkan Titik Api Segera: