WARTABANJAR.COM, BUNTOK - Bencana kabut asap Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Kalimantan belum berakhir.

Nyaris tiap hari Karhutla terjadi di berbagai wilayah Kalimantan diikuti pekatnya kabut asap.

Bahkan kabut asap Karhutla Kalimantan ini menyelimuti langit negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Terakhir, BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika) menyebut kabut asap Kalimantan juga telah memasuki Jakarta.

Dalam kondisi kualitas udara yang sangat berbahaya ini, dua bayi meninggal dunia karena sesak napas.

Kedua bayi yang mengalami gangguan pernapasan itu berada di Samarinda, Kaltim dan Buntok, Barito Selatan (Barsel), Kalteng.

Di Samarinda, bayi yang meninggal berusia 1 tahun 2 bulan.

Menurut sang ibu, Sindhy Jumatun (25), anaknya mengalami sesak napas selama seminggu sebelum meninggal pada Kamis (15/10/2026). 

Bayi berinisial YS meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sindhy mengatakan kondisi anaknya sempat membaik setelah menjalani perawatan, tetapi kembali memburuk sejak tengah malam hingga menjelang subuh.

"Badan dan bibirnya langsung membiru. Perawat bilang didudukkan saja. Tidak lama kemudian, meninggal," ujarnya. 

Baca Juga: BMKG Sebut Asap Karhutla Kalimantan Masuki Jakarta, Pakar Ungkap Tingkat Pencemaran

Baca Juga: Media Asing Ramai-ramai Soroti Fenomena Kabut Asap Jingga Karhutla

Sindhy mengungkapkan anaknya itu tidak memiliki riwayat penyakit pernapasan.

"Dari umurnya tujuh atau delapan bulan, setiap dua minggu sekali saya bawa kontrol. Selama itu juga tidak pernah ada riwayat keluhan pernapasannya seperti asma atau yang lain," tegasnya.

Ia menceritakan di kawasan rumahnya sering terjadi kabut asap akibat Karhutla, terlebih saat pagi. 

"Tiap pagi abu bekas bakaran juga pasti ada. Asapnya sampai ke rumah," ucap Sindhy seperti dikutip dari Detikkalimantan.

Bayi di Buntok

Di Buntok, Barsel, bayi yang meninggal di RSUD Jaraga Sesameg, baru berusia 6 bulan.

Bayi berinisial SH itu dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sesak napas dan batuk hingga kejang-kejang, sebelum meninggal pada Sabtu (10/10/2026) lalu.