Sementara itu, melalui program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa, bantuan pendidikan diberikan kepada Yayasan Pendidikan Raudhatul Athfal Al Misbah sebesar Rp12 juta dan PAUD Mustika Griya Angkasa sebesar Rp8 juta. 

Bantuan tersebut diharapkan mendukung kegiatan belajar mengajar serta meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan anak usia dini.

Pada sektor fasilitas umum dan rumah ibadah, bantuan disalurkan kepada empat penerima. 

Gereja Paroki Santo Yohanes Permadi memperoleh Rp25 juta, Musala An Nur Rolanda 12 sebesar Rp15 juta, Langgar Hidayatullah Rp15 juta dan Langgar Al Inayah Rp20 juta.

Stephanus berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat agar pelaksanaan program TJSL tepat sasaran.

Melalui penyaluran bantuan senilai Rp270 juta tersebut, Bandara Internasional Syamsudin Noor menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan daerah, memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasional bandara.(Wartabanjar.com)