WARTABANJAR.COM, PELAIHARI -Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengarahkan penguatan inovasi teknologi dan riset terapan guna mengoptimalkan potensi sektor industri, kelautan, perikanan, serta pertanian di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Langkah ini direalisasikan saat pembukaan International Conference on Applied Engineering, Technology and Innovation (ICAEΤΙ) 2026 yang digelar Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala).

Acara bertema "Advancing Smart Agrotechnology Through Engineering Innovation, Digital Transformation and Sustainable Industry" tersebut dibuka resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut, Ahmad Hairin, yang hadir mewakili Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto.

Konferensi internasional ini diselenggarakan sebagai wadah memperluas jejaring akademik, memacu kerja sama pendidikan, meningkatkan mutu penelitian, serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan antarlembaga nasional maupun mancanegara.

Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi vokasi, dunia usaha, dan perbankan dinilai vital agar luaran penelitian dapat diimplementasikan secara konkret demi mendongkrak produktivitas serta kesejahteraan masyarakat menuju Tanah Laut Simpun, Maju, dan Berkelanjutan.

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menekankan pentingnya ekosistem riset yang berdampak langsung bagi daerah.

Baca Juga KPK Angkut 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar serta Emas Batangan dalam OTT BNPB

Baca Juga Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Salurkan Rp270 Juta untuk Penghijauan hingga Penanganan Bencana

"Pemerintah daerah berharap potensi ini tidak hanya menghasilkan diskusi dan publikasi ilmiah, tetapi juga melahirkan gagasan serta kolaborasi yang dapat diterapkan secara nyata," ujarnya.

Ahmad Hairin turut memberikan wawasan mengenai krusialnya daya adaptasi terhadap era digitalisasi dengan merefleksikan dinamika industri global. 

la mencontohkan perjalanan Nokia yang kehilangan daya saing di tengah perubahan industri sebagai pelajaran bahwa keberhasilan masa lalu tidak menjamin keberhasilan pada masa mendatang apabila tidak diikuti kemampuan berinnovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Di sisi lain, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Politala, Jaka Darma Jaya, menegaskan komitmen kampus dalam memperkokoh kemitraan global.