Selain bioflok, ditambahkannya, tim juga memanfaatkan pasokan air dari embung dan area bandara untuk mendukung penanganan di lapangan.

”Dengan sebagian besar titik api telah dipadamkan, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor,” pungkasnya. (wartabanjar.com)