Kompetisi Debat Bahasa Indonesia Tingkat SMP-SMA se-Kabupaten Tanah Bumbu Mengusung AADC 2026
WARTABANJAR.COM, BATULICIN -
Kompetisi debat bahasa Indonesia tingkat SMP-SMA se-Kabupaten Tanah Bumbu bertajuk Aspirasi Argumenta Debate Competition (AADC) 2026 berlangsung di Ruang Terbuka Sekretariat Rumah Pena, Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9).
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp), Al Husain Mardani secara resmi membuka Kompetisi debat bahasa Indonesia tingkat SMP-SMA se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya disampaikan Al Husain Mardani, menyambut baik kegiatan yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, wawasan, dan kemampuan intelektual.
Mengusung semangat “Dari Kata Menuju Aksi Nyata”, kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi, serta membangun keberanian dalam mengemukakan gagasan secara terstruktur dan bertanggung jawab.
“Saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu wadah positif bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bernalar, berargumentasi, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Aspirasi Argumenta yang bekerja sama dengan Rumah Pena atas inisiatif dan komitmennya dalam menyelenggarakan kompetisi debat bahasa Indonesia bagi pelajar di Tanah Bumbu.
Baca juga: 29 Rumah Hangus dalam 12 Hari, BPBD dan Damkar HST: Jangan Pakai Stop Kontak Berlebihan
Baca juga: Bangkai Kapal Virgo Masuk ke Kedalaman 29 Meter, Tim Penyelam TNI AL Pasang Tali Tambat
Menurutnya, kegiatan debat memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda.
Debat tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi proses pembelajaran untuk membentuk kemampuan berpikir kritis, logis, sistematis, dan objektif.
Selain itu, peserta dituntut mampu menyampaikan gagasan secara santun dan bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat.