Pemberdayaan perempuan dan pembangunan inklusif tidak ditempatkan sebagai program yang berdiri sendiri, tetapi dibangun melalui ekosistem pendidikan, ekonomi, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur dan keamanan.

Bagi Kalimantan Selatan, pembangunan yang berpihak kepada perempuan berarti memperkuat keluarga dan ekonomi masyarakat.

Perlindungan anak berarti menyiapkan generasi masa depan. Pendidikan yang lebih terbuka berarti memperluas kesempatan. Infrastruktur yang menghubungkan wilayah berarti membuka akses ekonomi. 

Dan kolaborasi lintas sektor berarti memastikan persoalan masyarakat tidak diselesaikan oleh pemerintah seorang diri.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas arah tersebut sekaligus pengingat bahwa pembangunan yang benar-benar maju adalah pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun.

Semangat itu sejalan dengan pesan besar Pemprov Kalsel untuk  bekerja bersama dan merangkul semua agar kemajuan Banua bukan hanya terlihat dari pertumbuhan, tetapi juga dirasakan melalui semakin luasnya kesempatan masyarakat untuk hidup, belajar, bekerja, berkembang dan terlindungi. (Wartabanjar.com/Kalsel MC/*)