Untuk memperkuat penanggulangan Karhutla, Bupati Andi Rudi Latif memberikan sejumlah arahan kepada seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas.

Pertama, meningkatkan patroli terpadu dan deteksi dini, khususnya di wilayah yang dinilai rawan seperti Kecamatan Batulicin, Kusan Tengah, dan Simpang Empat.

Kedua, penegakan hukum diminta dilakukan secara tegas terhadap setiap pelaku pembakaran lahan dengan sengaja. Upaya tersebut harus dikoordinasikan bersama aparat penegak hukum.

Ketiga, seluruh sarana penanggulangan bencana harus dioptimalkan. Termasuk memastikan 42 unit mobil tangki dan seluruh peralatan pendukung berada dalam kondisi siap operasi selama 24 jam.

Keempat, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif. Seluruh elemen masyarakat diharapkan turut mengambil peran dalam pencegahan Karhutla.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan, baik dalam bentuk personel maupun sarana dan prasarana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada BPBD, TNI, Polri, Brimob, Manggala Agni, Satpol PP dan Damkar, PDAM, PLN, aparat desa, relawan, dan dunia usaha yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.

Utamakan Keselamatan Personel

Dalam kesempatan tersebut, Andi Rudi Latif turut mengingatkan seluruh personel Satgas agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.

Ia meminta setiap personel melengkapi alat pelindung diri (APD) dan mengutamakan keselamatan dalam setiap operasi penanganan Karhutla.

“Saya berpesan kepada seluruh personel Satgas. Jaga kesehatan, lengkapi APD, dan utamakan faktor keselamatan. Keluarga di rumah menunggu kepulangan kita dalam keadaan selamat,” pesannya.

Ia berharap seluruh unsur Satgas tetap menjaga semangat dan kesiapsiagaan hingga ancaman Karhutla di Tanah Bumbu benar-benar dapat dikendalikan.

“Terus semangat! Terus siaga! Kita buktikan bahwa dengan kebersamaan, Tanah Bumbu mampu bebas dari bencana asap,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/*)