Dikatakannya, simulasi yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya menghadapi fase pascabencana sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tahapan penanganan bencana.

"Kita sudah memasuki pasca serta melakukan simulasi terkait apabila terjadi bencana dan daerah ini merupakan bencana banjir sampai karhutla," jelasnya.

Selain simulasi evakuasi dan trauma healing, BPBD juga memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai tanda-tanda terjadinya bencana.

Haris berharap, pengetahuan tersebut dapat membuat siswa dan guru lebih siap ketika sewaktu-waktu terjadi bencana. (wartabanjar.com)