Mahasiswa ULM Kuliah Lapangan di Lokasi Karhutla, Lihat Langsung Proses Pemadaman
“Jadi inovasi yang tadi dilakukan sangat luar biasa. Kami sangat mendukung dan kami juga nanti ingin mau kerja sama karena di kami ada beberapa peneliti-peneliti kami,” ungkapnya.
Kerja sama tersebut masih berupa peluang yang dapat dikembangkan ke depan. Rahmida menyebut, peneliti dari ULM dapat dilibatkan untuk memberikan dukungan dari sisi akademik.
Sementara itu, pengalaman mahasiswa selama kuliah lapangan nantinya akan dituangkan dalam laporan secara berkelompok.
Laporan tersebut, juga akan disampaikan kepada pimpinan universitas dan diharapkan dapat dibawa ke forum resmi, yang berkaitan dengan karhutla maupun perlindungan lingkungan.
“Dan tanggapan mereka itu seperti apa, next itu nanti juga akan kami laporkan kepada pimpinan universitas, dan tentunya mudah-mudahan bisa juga disampaikan pada forum-forum resmi,” katanya.
Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan pembelajaran mahasiswa, mengenai hukum tata lingkungan dan lahan basah.
Ke depan, Rahmida membuka kemungkinan civitas akademika turut terlibat, apabila pemerintah daerah, Polda dan TNI membutuhkan dukungan dalam penanganan karhutla.
“Tapi tentunya dipikirkan juga kan enggak mungkin mereka, harus menjadi orang-orang yang terlatih ya Pak ya, dan dengan sarana yang memadai,” paparnya.
Kehadiran mahasiswa di lokasi, juga mendapat perhatian Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Ia berharap pengalaman yang didapat mahasiswa dapat diteruskan kepada masyarakat, terutama mengenai risiko membuka lahan dengan cara membakar.
“Kita berharap supaya adik-adik ini bisa menyampaikan kepada masyarakat, untuk tidak membuka lahan hutan dengan cara membakar,” pungkasnya. (wartabanjar.com)