WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Tak hanya melihat proses pemadaman, sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ikut turun menyiram areal yang terbakar saat kuliah lapangan di Kota Banjarbaru.

Pengalaman tersebut antara lain dirasakan Muhammad Arsyad dan Adinda Ghaulisca, yang turut melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Senin (7/9/2026) sore.

Keduanya bahkan ikut mengambil posisi berbeda saat melakukan penyiraman untuk membantu tim Polda Kalsel mengendalikan api.

Baca juga: Pesawat BNPB Kembali Bawa 1 Ton Garam, OMC Sasar Awan Potensial di Tala dan Tanbu

Baca juga: Dua Siswa MTs Al Furqan Banjarmasin Tewas Diduga Akibat Kelalaian, Keluarga Rencana Lapor ke Polisi

“Tadi kami menyiram lahan, saya menyiram dari atas untuk menghentikan api dari atas, lalu teman ulun ini menyiram dari bawah. Mereka menyemprot dari bawah supaya tidak berkobar ke atas,” ujar Adinda kepada Wartabanjar.com. 

Dalam proses tersebut, keduanya juga melihat langsung penggunaan cairan surfaktan yang diaplikasikan untuk pemadaman bara di lahan gambut.

Saat ditanya mengenai efektivitas cairan tersebut, Adinda mengatakan dirinya belum dapat menilai secara langsung.

“Tapi dari informasi dari bapak polisi sampaikan bahwa cairan ini sangat efektif untuk wilayah seperti ini,” katanya.

Sementara Arsyad mengaku proses pemadaman ternyata tidak mudah. 

Ia merasakan tantangan pemadaman ketika ikut memegang selang secara langsung.

Pengalaman itu membuatnya harus mengikuti arahan petugas selama proses penyiraman.

“Jujur menurut saya agak susah ya Pak, karena mungkin berat juga, ada tekanan air, dan sering sekali selang itu lepas,” ujarnya.

Menurut Arsyad, arahan dari petugas turut membantunya saat melakukan pemadaman, terutama ketika harus mengendalikan selang.

“Saya rasa mungkin dari pihak kepolisian itu sangat bagus untuk memberikan bagaimana tata caranya supaya lebih mudah dan mereka membantu juga, karena lumayan berat untuk memadamkannya,” katanya.