WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kejuaraan Tinju Tabalong Smart yang digelar di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, resmi ditutup oleh Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani, Sabtu (05/09/2026) sore.

Kejuaraan tinju perdana tersebut diikuti 176 petinju dari 11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan serta tiga provinsi tetangga.

Dari total peserta, sebanyak 124 merupakan petinju putra dan 52 petinju putri. Mereka bertanding dalam 39 kelas, yang terbagi dalam kategori Youth dan Elite.

Rinciannya, kategori Youth Putri diikuti 29 petinju, Youth Putra 50 petinju, Elite Putri 23 petinju, serta Elite Putra 74 petinju.

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan, kejuaraan tersebut akan kembali digelar pada tahun depan.

Menurutnya, selain menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet, kejuaraan tinju juga memiliki potensi mendukung pengembangan pariwisata olahraga atau sport tourism di Tabalong.

Baca Juga: Pesawat dan Bahan Semai Sudah Siap, OMC Kembali Diterbangkan di Langit Kalsel

Baca Juga: 500 Koli APD Bantuan Presiden Meluncur ke Kalsel, Hercules TNI AU Kembali Mendarat Perkuat Karhutla

"Kejuaraan Tinju Tabalong Smart akan kita gelar tahun depan, karena kegiatan ini sangat mendukung sport tourism," tutur H Fani sapaan akrabnya.

Ditambahkannya, kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, keluarga, dan pengunjung dari luar daerah menjadi peluang untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Tabalong.

Salah satunya melalui kuliner lokal yang dapat dinikmati para peserta selama berada di "Bumi Saraba Kawa".

"Jadi bukan hanya pertandingan, tetapi juga bisa memperkenalkan potensi daerah, termasuk kuliner lokal," ujarnya.

Pelaksanaan kejuaraan perdana tersebut, lanjutnya, terbilang cukup sukses, karena itu dia meminta panitia mulai mempersiapkan pelaksanaan tahun depan dengan konsep yang lebih baik.

Ia juga mendorong agar hadiah bagi para juara ditingkatkan, sehingga mampu menarik lebih banyak atlet berprestasi untuk ambil bagian.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Tinju Tabalong Smart, Muhammad Dzaky Makarim, mengatakan pelaksanaan kejuaraan perdana tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Tabalong.

"Kejuaraan perdana ini mempertandingkan 39 kelas dan diikuti 176 petinju. Ini menjadi suatu kebanggaan bagi Kabupaten Tabalong," kata Dzaky.