WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Kali ini, Tabalong meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Tahun 2026 Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama CNN Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (3/9/2026).

Dua penghargaan yang diraih Tabalong masing-masing berasal dari kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Untuk kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Tabalong berhasil meraih Terbaik I.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani dan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Atas capaian itu, Kabupaten Tabalong memperoleh dana fiskal sebesar Rp 2 miliar.

Sementara itu, Tabalong juga meraih Terbaik II pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Baca Juga Pelaku Dugaan Penganiayaan Penyandang Disabilitas di Banjarmasin Terungkap, Terbaring Lemas di RSUD Ulin

Baca Juga Gambut Jadi Medan Tempur, Satgas Darat Lanud Syamsudin Noor Pantang Pulang Sebelum Bara Terkendali

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dari penghargaan ini, Tabalong kembali memperoleh dana fiskal sebesar Rp 1,5 miliar.

Dengan demikian, dua penghargaan tersebut memberikan tambahan dana fiskal bagi Kabupaten Tabalong sebesar Rp 3,5 miliar.

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

Dikatakannya, penghargaan itu merupakan hasil kolaborasi dan sinergi berbagai elemen masyarakat serta pemangku kepentingan di Kabupaten Tabalong.

“Kami ucapkan terima kasih atas kolaborasi dan sinergi. Yang pertama tentu masyarakat Tabalong, kemudian kepada Ketua DPRD dan kawan-kawan legislatif, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tentunya seluruh stakeholder yang bahu-membahu bersama-sama,” kata H Fani sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, kolaborasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Tabalong.

H Fani menegaskan, penghargaan dari pemerintah pusat bukan menjadi tujuan akhir pembangunan daerah.