Uji coba cairan pemadam dan teknik penyuntikan tanah tersebut, telah dilakukan di sejumlah titik, di antaranya kawasan Pengayuan dan Guntung Damar.

”Hasil pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan adanya penurunan suhu tanah, serta hilangnya titik asap di lokasi uji coba,” ungkap Kapolda. 

Untuk mendukung penerapan lebih luas, Polda Kalsel kini mendatangkan tambahan bahan baku cairan pemadam dari Surabaya dan Jakarta.

Kapolda mengatakan, setelah bahan baku tiba dan diproses oleh Bidlabfor, penanganan dengan strategi tersebut akan diperluas dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Wilayah yang menjadi prioritas penanganan mencakup Muara Layuh, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Batola,” bebernya.

Kapolda menambahkan, hasil uji coba dan formulasi penanganan tersebut, juga akan dilaporkan kepada Kapolri dan Wakapolri.

”Yang mana kami akan mengikuti rapat koordinasi bersama Kemenko Polkam, untuk mendukung penanganan karhutla di tingkat nasional,” pungkasnya. (wartabanjar.com)