Muhammad Yani Belum Putuskan Masuk Politik Usai Purnatugas dari Jabatan Sekda, Jadi Ketua Gerindra?
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Masa purnatugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tidak serta merta membuat Muhammad Yani berhenti berkontribusi dalam urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat.
Usai ramah tamah purna tugas di Pendopo Bupati HST, Selasa (1/9/2026) malam, Yani mengaku masih membuka kemungkinan untuk mengambil peran melalui jalur politik.
Namun, ia belum menentukan apakah akan benar-benar masuk ke partai politik.
Bagi Yani, pengabdian tidak selalu harus ditempuh melalui politik.
Ada sejumlah jalur lain yang menurutnya tetap dapat menjadi ruang untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Kalau di dunia politik kita wait and see dululah. Yang penting kita pengabdian. Tidak semua jalur itu harus politik, ada beberapa jalur pilihan,” kata Yani.
Ia mengatakan, keputusan untuk masuk politik nantinya akan sangat bergantung pada situasi dan pertimbangannya terhadap efektivitas jalur tersebut dalam mewujudkan gagasan yang ingin ia dorong.
Baca Juga Bekantan di Banua Kepayang HST Mati Setelah Sempat Kritis Selama 5 Jam
Baca Juga Anak-anak Mengamen di Sekumpul Dibawa ke Rumah Singgah, Dinsos Dalami Latar Belakangnya
Menurut Yani, apabila jalur politik dinilai menjadi sarana yang tepat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, dirinya tidak menutup kemungkinan mengambil pilihan tersebut.
“Kalau satu saat kita memandang jalur politik ini efektif, insyaallah kita akan masuk. Tapi kalau jalur yang ada sudah berkembang dengan bagus, kita tidak terlalu terikat dengan politik,” ujarnya.
Terkait isu dirinya sudah dipinang Partai Gerindra, Yani membenarkan adanya komunikasi dan diskusi dengan partai tersebut.
Ia mengaku memberikan sejumlah masukan, khususnya terkait ekonomi dan kepentingan masyarakat.
“Kalau diskusi-diskusi itu sering. Artinya di Partai Gerindra, kita memberikan masukan yang konstruktif tentang ekonomi,” katanya.
Namun, Yani menegaskan dirinya belum menjadi anggota Gerindra.
“Cuma kita belum punya kartu keanggotaan,” tegasnya.
Untuk saat ini, ia menyebut kontribusinya melalui jalur politik masih sebatas memberikan masukan terkait kepentingan masyarakat.