WARTABANJAR.COM - Persib Bandung akan melawan FC Seoul di laga AFC Champions League Two (ACL Two) pada 16 September 2026 nanti.

Maung Bandung berhasil menaklukkan wakil Filipina, Manila Digger lewat kemenangan 1-0 pada babak play-off 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026.

Laga selanjutnya Persib akan melawan klub asal Korea, FC Seoul.

Berdasarkan hasil drawing menempatkan Persib di Grup E Zona Timur.

Tim asuhan Igor Tolic akan menghadapi tiga klub dari tiga negara berbeda, yakni FC Seoul (Korea Selatan), The Cong-Viettel FC (Vietnam), dan Melbourne Victory (Australia).

Baca Juga Peralta Sebut Hanya Beruntung Loloskan Persib ke Fase Grup ACL Two

Baca Juga 10 Nomor Punggung Peralta, Persib Perkenalkan 32 Pemain Arungi Liga 1 Super League

Dengan format kandang dan tandang, Persib akan menjalani enam pertandingan untuk memperebutkan dua posisi teratas yang menjadi tiket menuju babak 16 besar.

Lawan pertama Persib adalah FC Seoul, klub yang bermarkas di Stadion Piala Dunia Seoul.

FC Seoul merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Korea Selatan.

Pada musim 2026, mereka tampil impresif dan tengah memimpin klasemen K League 1.

Kemenangan telak 5-2 atas Gwangju FC pada 30 Agustus 2026 semakin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.

Tim ini ditangani Kim Gi-dong, pelatih yang sebelumnya sukses membawa Pohang Steelers tampil kompetitif di level domestik dan Asia.

FC Seoul mendapatkan tiket ke ACL Two 2026/2027 setelah mengakhiri K League 1 2025 di posisi keenam.

Persib akan lebih dulu bertandang ke markas FC Seoul pada 16 September 2026, sebelum menjamu klub asal ibu kota Korea Selatan tersebut di Bandung pada laga kelima fase grup.

Lawan kedua Persib adalah The Cong-Viettel FC, klub asal Hanoi, Vietnam, yang memiliki sejarah panjang dan identitas unik.

Klub ini merupakan penerus dari klub legendaris The Cong dan memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan militer Vietnam.

Identitas tersebut melahirkan julukan "Doi Bong ao Linh" yang berarti "tim sepak bola militer".