WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banjar periode 2026-2030 diarahkan ikut bersinergi dalam penanganan sejumlah isu strategis pemerintah daerah, termasuk stunting dan anak tidak sekolah.

Arah tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Banjar, Erny Wahdini, usai pelantikan kepengurusan GOW masa bakti 2026-2030 di Aula Dinas Pendidikan, Martapura, Selasa (22/9/2026).

Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyi.

Erny mengatakan GOW merupakan mitra strategis pemerintah yang dapat ikut menyelaraskan program organisasi dengan persoalan yang sedang dihadapi daerah.

“Lebih kepada masuk dengan isu-isu strategis pemerintah. Seperti stunting, kemudian juga anak tidak sekolah,” ujarnya saat ditemui. 

Baca juga: Tebing Batu Sawar Nateh HST Punya Dua Jalur Panjat Baru, Ada yang Setinggi 90 Meter

Baca juga: Polres Banjar Amankan Pria yang Gelapkan Tiga Motor Senilai Rp44,6 Juta

Erny menjelaskan, GOW menjadi wadah bagi organisasi wanita di Kabupaten Banjar untuk berkoordinasi dan menyelaraskan langkah dalam menjalankan program.

“Jadi perwakilan dari organisasi wanita yang ada di Kabupaten Banjar berkumpul di dalam GOW. Jumlahnya sekitar 50 plus sekretariat,” paparnya.

Ditambahkannya, koordinasi tersebut mencakup program yang berkaitan dengan perempuan, anak hingga masyarakat.

Sejumlah kegiatan juga telah dijalankan selama ini, di antaranya bidang keagamaan, sosial hingga kebencanaan.

Ke depan, Erny menegaskan keterlibatan GOW tidak hanya berkaitan dengan program perempuan.

“Jadi selain melaksanakan kegiatan-kegiatan berhubungan dengan perempuan, tapi juga mencoba bersinergi dengan isu-isu yang terjadi di daerah,” pungkasnya. (wartabanjar.com/*)