Proyek Toilet Miliaran Rupiah Pemko Banjarmasin Masih Sisakan Keluhan Penerima
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Proyek pembangunan toilet bagi warga tak mampu, bukan tahun ini saja digulirkan Pemko Banjarmasin.
Di satu sisi memang membantu, namun ada pula keluhan-keluhan yang disuarakan warga penerima bantuan proyek toilet senilai miliaran rupiah tersebut.
Seperti keluhan dari warga penerima di Kecamatan Banjarmasin Utara.
Ia mengaku toilet bantuan pada Desember 2025 tidak bisa digunakan secara optimal.
Betapa tidak, lokasi toilet yang dibangunkan pemko itu, terpisah dari rumah yang ditempatinya.
Apalagi toilet itu terjepit bangunan di sekitarnya.
Padahal, kata penerima itu, dirinya sudah meminta bangunan toilet berupa WC dan septic tank disatukan dengan rumahnya.
Namun pelaksana pembangunan menyatakan toilet berukuran satu meter persegi itu harus menyesuaikan posisi tanah, yang berada di belakang rumah.
“Padahal dari awal kami minta lokasinya dan posisi pintu tidak di situ, agar penghuni rumah bisa langsung mengakses. Tetapi yang mengerjakan tetap menentukan lokasinya di belakang rumah dan kami diberitahu kalau mau renovasi harus menggunakan uang sendiri,” ucap penerima manfaat proyek Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Banjarmasin pada 2025 tersebut.
Baca juga: Pemko Banjarmasin Kembali Bangun 80 Toilet Warga Tak Mampu, Disperkim: Penerima Diseleksi
Baca juga: Tebing Batu Sawar Nateh HST Punya Dua Jalur Panjat Baru, Ada yang Setinggi 90 Meter
Lain lagi dengan penerima di kawasan Banjarmasin Timur, Johansa (56).
Ia adalah penerima bantuan 2022.
Berdasar pantauan Wartabanjar.com, Senin (21/9/2026) siang, toilet bantuan pemko berada di area belakang rumah, dekat dapur.
Toilet berukuran sekitar 1,4 meter x 1,4 meter itu berdinding warna biru.
Di dalamnya, terdapat satu kloset jongkok berwarna putih, satu bak tampung air dan pipa kran air.
Toilet dilengkapi jaringan aliran listrik untuk penerangan, dengan satu saklar di dinding luar dekat pintu.
Sehari-hari toilet itu digunakan Johansa dan istri.
"Enak pakainya," kata pria yang mengaku sebelum toilet pribadi yang tidak layak kondisinya.