Proyek Toilet Miliaran Rupiah Pemko Banjarmasin Masih Sisakan Keluhan Penerima
Penerima lain yang juga tinggal di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur, Samsul (42), menyampaikan hal serupa.
Ia mengaku terbantu karena sebelum mendapat toilet bantuan, harus menggunakan WC yang jaraknya 50 meter dari rumah
Pada APBD 2026, Pemko Banjarmasin melalui Disperkim kembali menjalankan proyek pembangunan toilet.
Kepala Disperkim Banjarmasin Yusna Irawan menerangkan sebanyak 80 toilet akan dibangun dengan nilai anggaran Rp1,2 miliar.
"Prosesnya saat ini lelang terbuka di Pokja LPSE (Kelompok Kerja Layanan Pengadaan Secara Elektronik)," kata Yusna di ruang kerjanya, Senin.
Dibeberkan Yusna, alasan di balik proyek tersebut adalah masih adanya warga Banjarmasin yang tidak memiliki toilet di rumah.
"Kami ingin memperbaiki toilet masyarakat terutama mereka yang tidak memiliki, agar tidak membuang sanitasi yang kotor itu keluar," ucapnya.
Yusna mengungkapkan ada ribuan warga yang seharusnya mendapat manfaat dari proyek ini.
Namun karena anggarannya terbatas, Disperkim hanya mampu merealisasikan 80 unit pada tahun ini.
Mengenai mekanisme penentuan 80 warga, Yusna mengklaim telah melakukan proses seleksi yang transparan.
"Ada beberapa tahapan. Jadi kami seleksi," tegasnya. (wartabanjar/com)