Jadi Ruang Pemulihan Korban Narkoba, Family Support Group di Danau Seran Banjarbaru
Ahmad yang telah berkeluarga dan memiliki dua anak itu mengatakan, selama menjalani rehabilitasi dirinya mengikuti berbagai kegiatan positif yang sebelumnya jarang dilakukan.
Mulai dari salat subuh, senam pagi, menjaga kebersihan lingkungan dan kamar, hingga morning meeting untuk mengungkapkan kondisi perasaan dan mengevaluasi diri.
Ia berharap perubahan yang diperolehnya selama rehabilitasi dapat terus dipertahankan setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Ahmad juga mengingatkan generasi muda agar tidak mencoba narkoba.
“Jauhilah narkoba karena narkoba itu awalnya saja manis, tapi akhirnya bakal menghancurkan diri kita sendiri. Terutama menghancurkan keluarga kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ardian berharap para penyalahguna narkoba yang telah menyelesaikan rehabilitasi dapat benar-benar pulih dan tidak kembali menggunakan narkotika maupun zat adiktif lainnya.
Ia juga mengajak generasi muda berani mengatakan tidak terhadap narkoba.
“Berani mengatakan tidak untuk narkoba dan berani menolak. Jaga diri untuk tetap sehat, jauhi narkoba dari sekarang,” pesannya.
Melalui kegiatan FSG tersebut, YPR Kobra berharap proses pemulihan tidak berhenti ketika program rehabilitasi selesai.
Dukungan keluarga, komunikasi yang sehat dan lingkungan positif dinilai menjadi bagian penting untuk membantu mantan penyalahguna narkoba menjalani kehidupan baru tanpa kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. (Wartabanjar.com)