Karhutla di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Tiga Pesawat ATR Terdampak Kabut Asap
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor memberikan dukungan logistik kepada petugas Posko Lapangan 1 penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Dukungan tersebut diserahkan di Posko Lapangan 1, Jalan Tegal Arum, Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70724, Jumat (28/8/2026).
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pihak bandara terhadap petugas yang terus melakukan penanganan karhutla di kawasan sekitar bandara.
Menurutnya, aktivitas penanganan karhutla di kawasan tersebut cukup intens.
Karena itu, pihaknya berupaya memberikan kontribusi berupa dukungan logistik bagi para petugas di lapangan.
Selain bantuan logistik, pihak bandara juga menyiapkan dukungan ketersediaan air melalui dua fasilitas foam yang dimiliki.
Stephanus menjelaskan, salah satu fasilitas dapat digunakan sebagai cadangan apabila terjadi kondisi darurat dan dibutuhkan untuk mendukung tim pemadam dalam penanganan kebakaran.
Baca Juga Geruduk DPRD Kalsel, Massa BEM se-Kalsel Cari Gubernur Muhidin
Baca Juga Tersangka Karhutla di Kalsel Bertambah Jadi 5 Orang, Polda Periksa 3 Korporasi
“Yang satu kami bisa bilamana itu terjadi emergency dan kebutuhan untuk fire team di posko ini untuk penanggulangan kebakaran,” ujar Stephanus saat diwawancarai langsung di lokasi.
Namun, ia menyebut persediaan air pada fasilitas tersebut juga mengalami penyusutan.
Karena itu, pihaknya tetap mempertahankan satu fasilitas sebagai cadangan untuk kebutuhan operasional dan keselamatan penerbangan.
Terkait kemungkinan pemanfaatan air untuk mendukung operasi water bombing, Stephanus mengatakan penggunaannya saat ini lebih memungkinkan untuk armada darat.
Sementara pemanfaatan untuk helikopter masih perlu melihat aspek teknis.
“Yang paling memungkinkan untuk armada darat,” katanya.
Tiga Pesawat ATR Terdampak Kabut Asap
Stephanus juga mengungkapkan, kabut asap akibat karhutla turut memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Pada Jumat (28/8/2026), terdapat sekitar tiga pesawat kecil jenis ATR yang mengalami kendala operasional karena membutuhkan jarak pandang (visibility range) lebih tinggi.