Massa Aksi BEM se-Kalsel Merangsek Masuk ke Gedung DPRD Kalsel, Polisi Minta Mahasiswa Kondusif
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan berlangsung memanas.
Massa aksi yang terdiri mahasiswa memaksa masuk ke dalam halaman gedung DPRD Kalsel, Jumat (28/8/2026) sore.
Aksi saling dorong pun antara massa aksi dengan puluhan personel polisi yang sudah siap siaga di pintu gerbang gedung dewan tak terelakkan.
Situasi pun terus memanas. Sementara, pihak kepolisian terus meminta massa aksi agar tetap kondusif.
Dalam kesempatan dialog dengan anggota DPRD dan perwakilan Gubernur Kalsel yang hadir, massa aksi mendesak agar Gubernur Muhidin dan Ketua DPRD Kalsel menemui mereka.
Massa aksi juga mendesak agar masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik padam PLN harus segera diselesaikan pemerintah dalam waktu dua minggu.
Namun, tuntutan penyelesaian dua minggu utamanya terkait Karhutla tersebut tidak diindahkan perwakilan Gubernur dan DPRD Kalsel karena dianggap tidak masuk akal.
Baca Juga Geruduk DPRD Kalsel, Massa BEM se-Kalsel Cari Gubernur Muhidin
Baca Juga Tersangka Karhutla di Kalsel Bertambah Jadi 5 Orang, Polda Periksa 3 Korporasi
"Masuk akal tidak dua minggu itu," kata Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo di hadapi mahasiswa massa aksi.
Massa aksi mengancam tidak akan membubarkan diri jika tuntutan mereka untuk berdialog langsung dengan Gubernur Muhidin dan Ketua DPRD H. Supian tak kunjung diindahkan. (wartabanjar.com).