Peringati Maulid Nabi, Bupati Banjar Saidi Mansyur Ingatkan ASN Jaga Sikap dan Etika
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar Saidi Mansyur mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar bijak menggunakan media sosial, terutama saat melakukan siaran langsung atau live.
Saidi meminta media sosial dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik, bukan sekadar digunakan untuk aktivitas yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Saidi saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Aula KH Kasyful Anwar, Martapura, Kamis (27/08/2026).
Saidi mengatakan, ASN perlu berhati-hati karena aktivitas di media sosial dapat dilihat secara terbuka oleh masyarakat.
“Media sosial sangat terbuka. Hati-hati para pegawai ASN,” tegasnya.
Saidi meminta ASN yang melakukan live, agar mengutamakan konten yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau hendak live, khusus pelayanan saja. Kalau live-live saja, cuma berbincang atau ngobrol tidak jelas, tidak usah dilakukan,” katanya.
Menurut Saidi, penggunaan media sosial menjadi bagian yang perlu diperhatikan ASN, dalam menjalankan tugas dan menjaga profesionalitas sebagai aparatur pemerintah.
Baca Juga: Karhutla di Gambut, Petani Padamkan Api dengan Pohon Pisang
Baca Juga: Karhutla di Gambut Kabupaten Banjar, Warga Perumahan Panik
Selain mengingatkan soal media sosial, Saidi juga mengajak ASN mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas.
Saidi mengaitkan keteladanan Rasulullah SAW dengan tema Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar, yakni “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”.
Ia menjelaskan, makna Banjar Ditata tidak hanya berkaitan dengan pembenahan administrasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga penataan perilaku aparatur dalam memberikan pelayanan.
“Bukan hanya merapikan administrasi dan mempercantik infrastruktur kota, tetapi kita juga harus menata perilaku kita dalam melaksanakan tugas, khususnya melayani masyarakat lebih cepat, efisien dan juga lebih manusiawi,” jelasnya.
Sementara Banjar Dijaga, menurut Saidi, berkaitan dengan upaya mempertahankan keharmonisan dan kerukunan di lingkungan masyarakat, maupun pemerintahan.
Saidi meminta seluruh ASN saling mendukung dan menghindari ego sektoral dalam menjalankan tugas.
“Kita harus menjaga keharmonisan, saling memberikan dukungan, saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” tambahnya.