Dapat Bantuan Operasional, Relawan Banjarbaru Masih Terkendala BBM dan Titik Air
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Perjuangan relawan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru mendapat dukungan dari Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby.
Dukungan tersebut berupa bantuan operasional dan sarana prasarana yang disalurkan melalui Banjarbaru Rescue (Bares) 698, Rabu (26/8/2026) malam.
Bantuan diberikan kepada 30 tim rescue yang berada di bawah binaan Banjarbaru Rescue.
Ketua Umum Banjarbaru Rescue, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan relawan selama bertugas di lapangan.
Salah satunya berupa masker untuk melindungi relawan saat berada di lokasi karhutla.
“Ke depannya mungkin akan dibantu alat pelindung diri (APD),” ujar Rudi.
Kebutuhan APD menjadi perhatian karena pemadaman karhutla tidak jarang berlangsung hingga berjam-jam.
Baca Juga Polres Banjarbaru Dalami Penyebab Karhutla di Jalur Menuju Bandara Syamsudin Noor
Baca Juga Kandang Ayam dan Truk di Desa Panggung Tanah Laut Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta
Dalam kondisi seperti itu, personel harus bergantian agar pemadaman tetap berjalan.
“Idealnya setiap rescue mendapatkan tiga APD. Karena pada saat insiden sekarang ini bukan hanya satu atau satu jam setengah sudah selesai, kadang mereka dari pagi sampai malam,” jelasnya.
Menurut Rudi, kondisi tersebut membuat APD yang digunakan personel harus tersedia dalam jumlah cukup.
“Tidak mungkin pakai APD yang lama dipakai lagi,” tambahnya.
Selain menghadapi api dan asap, relawan juga menghadapi risiko saat berada di lokasi. Beberapa relawan disebut mengalami sesak napas hingga luka bakar ketika melakukan pemadaman.
Di sisi lain, persoalan teknis juga masih menjadi kendala.
Rudi menyebut keterbatasan titik air dan BBM menjadi kebutuhan yang cukup mendesak bagi relawan.
“Itu yang menjadi kendala kita saat ini. Harapannya dengan adanya bantuan ini menjadi penyemangat bagi kawan-kawan relawan,” katanya.
Hal senada disampaikan relawan BPK Barokah Syamsudin Noor, Maksudi.
Ia menilai bantuan dari Wali Kota Banjarbaru sangat berarti bagi relawan yang turun langsung menangani karhutla.