Meta Digugat karena Instagram dan Facebook Dinilai Menyebabkan Kecanduan
Ia mengatakan strategi tersebut bekerja sangat efektif terhadap anak-anak.
"Meta membutuhkan anak-anak, dan mereka perlu meyakinkan orang-orang yang peduli terhadap anak-anak tersebut bahwa mereka aman," kata O'Neill.
Pihak penggugat juga menyoroti sejumlah komunikasi internal perusahaan.
Salah satunya adalah e-mail internal kepada bos Instagram Adam Mosseri yang disebut menyatakan bahwa "teen time spent" atau waktu yang dihabiskan remaja di platform menjadi salah satu tujuan.
Dalam komunikasi internal lainnya, karyawan Meta disebut pernah menggambarkan Instagram sebagai "drug" atau narkoba dan diri mereka sebagai "pushers" atau pengedar.
O'Neill juga menuding Meta mempelajari bagaimana otak anak bekerja dan bereaksi terhadap rangsangan di dunia online, kemudian melacak interaksi mereka di aplikasi.
Meta membantah tudingan bahwa Facebook dan Instagram sengaja dirancang untuk membuat anak-anak kecanduan.
Pengacara Meta, Paul Schmidt, mengatakan memang tidak dipungkiri bahwa sebagian pengguna media sosial menghadapi berbagai masalah.
Namun, menurut dia, penelitian belum menunjukkan hubungan yang jelas antara penggunaan media sosial oleh remaja dan menurunnya kesejahteraan mereka.
Schmidt juga membantah anggapan bahwa CEO Meta Mark Zuckerberg ingin membuat produk perusahaan menjadi berbahaya.
Terkait penggunaan istilah "drug" dalam percakapan internal, Schmidt mengatakan karyawan terkadang menggunakan bahasa yang "ceroboh" dalam komunikasi pribadi.
Setelah argumen pembuka selesai, mantan engineer keselamatan Meta, Arturo Bejar, menjadi saksi pertama yang dihadirkan negara bagian.
Bejar adalah sosok yang selama ini vokal menyebut Meta mengetahui sejumlah perangkat perlindungan anak di platformnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Dalam sesi dengar, Bejar juga menyinggung peluncuran sejumlah produk, termasuk video pendek IG Reels.
Menurut dia, aspek keamanan tidak selalu menjadi pertimbangan ketika produk tersebut pertama kali diluncurkan.
Selain Bejar, Mark Zuckerberg dan CEO Instagram Adam Mosseri diperkirakan akan ikut memberikan kesaksian.
Meta nantinya juga akan menghadirkan bukti mengenai upaya yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan keamanan platform.