Ini Penyebab Pikap Terbakar di Angsau Tanah Laut, Kerugian Capai Rp40 Juta
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut (Tala) merilis data resmi terkait penanganan musibah kebakaran satu unit mobil pikap di Jalan Berkat, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026) sore.
Laporan awal peristiwa kebakaran kendaraan roda empat jenis Suzuki Carry berukuran panjang 4 meter dan lebar 2 meter tersebut diterima oleh petugas pada pukul 15.38 Wita dari seorang warga bernama Riyadh.
Berdasarkan hasil pendataan dan pemeriksaan di lokasi kejadian, peristiwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh masalah pada kelistrikan kendaraan yang menyambar tangki bahan bakar.
“Dugaan Awal korsleting pada aki yg memicu kebakaran bahan bakar pada tangki BBM mobil pick up cerry. Untuk yg lain masih dlm penyidikan pihak kepolisian,” tulis laporan resmi Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Totom Wahyudi.
Proses pemadaman di lapangan berlangsung cepat.
Baca Juga Mobil Pikap Terbakar di Angsau Tanah Laut, Diduga Kebocoran Tangki
Baca Juga Air Bersih Terhenti 2 Hari di Sebagian Kabupaten Banjar, PTAM Intan Banjar Sebut Ada Kebocoran
Sebanyak satu unit armada pemadam dari Pos Damkar Sektor Pelaihari diterjunkan bersama tiga personel piket, yakni Ardi Almiyanto, Achmad Maulana Yusuf, dan Imam Abdul Jalil.
Aksi penanggulangan tersebut juga dibantu oleh unsur TNI, Polri, serta relawan dari BPK Arisa dan BPK Palam.
Petugas membutuhkan waktu penanganan selama 12 menit, terhitung sejak pukul 15.40 Wita hingga 15.52 Wita, hingga kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerusakan pada fisik kendaraan mengakibatkan pemilik mengalami kerugian materiil yang cukup besar.
“Diperkirakan 40 juta,” tulis laporan resmi Damkar Tanah Laut mengenai taksiran nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.
Saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, menyampaikan bahwa jajarannya telah berada di lokasi untuk melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
“Iya anggota masih di tkp,” pungkasnya.