148 Penumpang Balik ke Jakarta karena Asap, Maskapai Jadwal Ulang Penerbangan di Bandara Asan Sampit
Karhutla di Kalteng mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk dating ke provisi ini, Sabtu.
Dalam rapat penanganan di Posko Satgas Udara, Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Prabowo meminta penambahan alat untuk penanganan setelah mendengarkan laporan dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib.
Toyib menyampaikan bahwa sepanjang 1 Januari hingga 22 Agustus 2026 tercatat 19.992 titik panas atau hotspot.
Pada periode yang sama, sebanyak 1.639 kejadian karhutla dilaporkan dengan luas lahan yang telah ditangani mencapai 4.499,21 hektare.
"Data ini berdasarkan laporan harian dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang setiap hari kami himpun di Pusdalops Satgas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah," ujar Ahmad Toyib.
Sementara berdasarkan analisis satelit Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Kalimantan Tengah tercatat mencapai 7.634,46 hektare atau berada pada urutan kesembilan secara nasional.
Sebanyak 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah juga telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla.
Saat ditanya mengenai dukungan helikopter water bombing, Ahmad Toyib menyampaikan bahwa empat unit telah beroperasi dan tambahan armada masih dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.
"Mohon izin penambahan kalau bisa 2 sampai 3 unit lagi Bapak Presiden," ujar Ahmad Toyib.
Prabowo juga menanyakan kebutuhan pompa air untuk memperkuat operasi pemadaman darat. Menjawab pertanyaan Prabowo, Ahmad Toyib menyebut Kalimantan Tengah masih membutuhkan tambahan dalam jumlah cukup besar sekitar 100 sampai 200 unit.(wartabanjar.com)