“Tapi penjajahan itu sampai tahun '50 itu masih ada, saya masih ingat. Kayaknya merdeka itu betul-betul merdeka tahun '51 atau '52.,” ceritanya.

Ia kemudian membandingkan kondisi kehidupan yang dirasakannya saat masih muda dengan keadaan sekarang.

“Saya bilang, zaman dulu dengan sekarang, sejahtera sekarang. Dulu zaman saya masih remaja, pakai celana tambalan, baju tambalan. Sekarang luset saja tidak mau sudah,” tambahnya. 

Menurut Martono, perubahan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kehidupan yang dirasakan masyarakat.

“Itu menandakan kalau peningkatan untuk kehidupan ada,” pungkasnya. (wartabanjar.com)