"Kalau bicara efisiensi, pertama kita berhemat. Yang kedua kita jangan sembarangan. Oleh karena itu kita harus bersih dan disiplin," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengembangkan fitur KKI, termasuk integrasi layanan QRIS dan opsi pembayaran marketplace. 

Langkah inovasi ini diharapkan semakin memudahkan instansi pemerintah dalam bertransaksi secara digital, sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor perbankan syariah, kesehatan, hingga pengembangan desa wisata di Tanah Laut.

"Kami berharap melalui acara ini sinergi antara Bank Kalsel dan Tanah Laut bisa lebih bagus lagi," kata Fachrudin. (Wartabanjar.com/*).