Patok Pertalite Rp 13 Ribu-Rp 17 Ribu per Liter, Bupati Lamandau Kalteng Akui Salah
Ukuran Huruf:
Dia menyadari kebijakan tersebut berpotensi membuat masyarakat, khususnya di wilayah Kota Nanga Bulik, mengalami kendala dalam mendapatkan BBM.
Karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
"Untuk warga di wilayah Kota Bulik, mendapatkan minyak agak terkendala," ujar Rizky.
Di samping pertalite, Pemkab Lamandau menetapkan penyesuaian HET biosolar.
Kenaikan HET biosolar akan disesuaikan dengan selisih antara HET pertalite dengan harga patokan di SPBU sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan. (wartabanjar.com/tamam)