Narkoba dan Balap Liar Jadi Catatan Jurnalis untuk Kapolresta Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel memberikan pesan khusus kepada Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin.
Para wartawan meminta Kapolresta untuk lebih memprioritaskan penanganan narkoba dan balapan liar yang dirasa cukup meresahkan warga Banjarmasin.
Pesan khusus itu disampaikan langsung saat Kombes Pol Riza Muttaqin bersama jajarannya melakukan kunjungan ke Sekretariat PWI Kalsel di Jalan Hidayatullah Banua Anyar, Senin (10/8).
Rombongan Kapolresta Banjarmasin disambut langsung oleh Ketua PWI Provinsi Kalsel Zainal Helmie, didampingi Sekretaris Toto Fachrudin dan pengurus harian lainnya.
Baca juga: PWI Tabalong Gelar Roadshow Go to School, Ajak Pelajar Jadi Konsumen Informasi Cerdas
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut berbagai isu dibahas yang semuanya bertujuan untuk mempererat kemitraan Polri dan pers guna mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif di Kota Banjarmasin.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin mengatakan pertemuan ini menambah gairah dan semangat pihaknya menjaga dalam Kamtibmas di Banjarmasin.
"Tentu melalui informasi atau pemberitaan dari rekan-rekan media. Kami juga tidak menutup diri jika ada masukan perbaikan terhadap institusi kami," ucapnya.
Baca juga: Promo Menarik Bank Kalsel, Bayar PBB-P2 di Alfamart Dapat Hadiah
Riza juga berharap kolaborasi bersama antara pers dan Polri dapat terus terjalin.
Karena ujarnya dari hasil diskusi bersama PWI, bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi merupakan tanggung jawab bersama.
Sementara Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie merasa senang atas kunjungan yang dilakukan oleh Kapolresta Banjarmasin dan jajaran. Apalagi ujarnya sosok Kapolresta Banjarmasin merupakan pribadi yang telah dikenalnya sejak lama.
Helmie pun berkomitmen bahwa jajarannya akan mendukung program yang dilaksanakan oleh Polresta Banjarmasin dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di Banjarmasin.
"Kami juga memiliki kewajiban moral dalam meluruskan dan menangkal informasi hoaks yang sekarang dengan mudah disebarkan melalui media sosial," ucapnya.