WARTABANJAR.COM - Prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Selatan diprediksi berawan pada pagi hari dan cerah berawan pada siang hari, Kamis (6/8/2026). 

Pada pagi hari pukul 08.00 WITA hingga pukul 11.00 WITA cuaca berawan terjadi di sebagian wilayah Kalsel. 

Seperti di Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin, Banjar, dan seluruh Banua Anam. 

Kemudian pada pukul 11.00 WITA cuaca berawan terjadi di Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan. 

Pada pukul 14.00 sampai pukul 17.00 WITA hampir seluruh Kalsel cerah berawan, kecuali Banjarmasin. 

Baca Juga Seminggu Antrian BBM di Kota Banjarmasin Saat Pemadaman Listrik Masih Terjadi

Baca Juga: Pertalite dan Pertamax Kosong di SPBU Mandingin Barabai HST, 8.000 Liter Pertalite Habis Sebelum Siang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca cerah yang berdampak pada suhu panas mencapai 34 derajat celcius. 

Sebelumnya Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas yang terjadi selama periode musim kemarau.

Menurutnya, berkurangnya tutupan awan membuat intensitas radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi semakin tinggi.

"Sektor kesehatan juga sama krusialnya. Cuaca panas biasanya menyertai musim kemarau karena tutupan awan cenderung minim selama periode ini," ujar Ardhasena.

BMKG mencatat suhu maksimum harian di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Papua, telah mencapai kisaran 30–34 derajat Celsius.

Selain suhu yang meningkat, kualitas udara juga berpotensi memburuk akibat debu di atmosfer dan ancaman kabut asap dari kebakaran hutan maupun lahan. 

BMKG menilai kondisi tersebut dapat memperbesar risiko gangguan kesehatan pernapasan.

"Penurunan kualitas udara berkaitan langsung dengan peningkatan infeksi saluran pernapasan akut di kalangan masyarakat," ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pekerja luar ruangan, agar memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung kepala dan kacamata hitam, serta mengaplikasikan tabir surya guna mengurangi paparan radiasi ultraviolet (UV). (Wartabanjar.com)