76 Persen Fans Kompak Tolak Aturan Kartu Kuning karena Lepas Jersey
WARTABANJAR.COM - Aturan kartu kuning bagi pemain yang melepas jersey saat merayakan gol mulai mendapat sorotan. 76 persen penggemar sepak bola menyatakan, pemain seharusnya boleh melakukan selebrasi tersebut tanpa hukuman kartu.
Perdebatan mengenai aturan selebrasi gol kembali mencuat, setelah penelitian terbaru dari Gillette mengungkap sikap mayoritas penggemar terhadap larangan melepas jersey.
Hasil survei itu memperlihatkan adanya dorongan kuat, untuk meninjau kembali aturan yang sudah lama diterapkan dalam sepak bola profesional itu.
Sebanyak 76 persen penggemar yang menjadi responden setuju, pemain seharusnya diperbolehkan melepas jersey ketika merayakan gol besar tanpa langsung menerima kartu kuning.
Angka tersebut menunjukkan tingginya dukungan terhadap selebrasi, yang dianggap sebagai bagian dari luapan emosi pemain.
Dorongan untuk menghapus hukuman tersebut bahkan cukup besar. Sekitar satu dari dua penggemar ingin kartu kuning akibat melepas jersey dihapus sepenuhnya.
Sementara 29 persen lainnya menilai wasit seharusnya memberikan pengecualian ketika selebrasi dilakukan dalam momen-momen tertentu.
Baca Juga: Hasil Laga Pramusim: AC Milan Ditahan Inter, Chelsea Keok Lawan Juventus
Baca Juga: Mohamed Salah Menuju Klub Turki Trabzonspor
Hasil penelitian itu juga memperlihatkan alasan penggemar menilai aturan tersebut layak dipertimbangkan kembali.
Melepas jersey setelah mencetak gol dipandang sebagai simbol gairah dan emosi yang muncul secara spontan dalam pertandingan.
Lebih dari separuh responden menilai, selebrasi melepas jersey mampu memberikan drama tambahan ketika sebuah gol tercipta.
Sebanyak 61 persen penggemar bahkan sepakat momen tersebut menjadi cara terbaik untuk merayakan gol kemenangan, yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Meski demikian, aturan mengenai melepas jersey sebenarnya sudah cukup dikenal. Sebanyak 85 persen penggemar mengetahui, pemain di kompetisi profesional akan otomatis menerima kartu kuning ketika melepas jersey saat selebrasi.
Tingkat pemahaman tersebut ternyata lebih rendah di level sepak bola akar rumput.
Hanya sedikit di atas separuh penggemar yang mengetahui, pemain amatir juga dapat menerima kartu akibat melepas jersey.