WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Kesempatan mengembangkan usaha kini terbuka bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Melalui bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang disalurkan Dinas Sosial, Bupati Tanbu Andi Rudi Latif mendorong penguatan ekonomi keluarga agar penerima manfaat memiliki usaha yang lebih berkembang dan berkelanjutan, Selasa (5/8/2026).

Salah satu penerima bantuan, Rahmania (47), anggota PKH asal Desa Maju Bersama, telah menjalankan usaha kecil selama tujuh tahun. 

Setiap hari, ia berjualan minuman dingin, es, makanan ringan dan aneka jajanan di depan sekolah dasar serta di rumahnya. 

Baca juga: AKSEL Virtual Run 2026, Setiap Langkah menjadi Ulin

Melalui program UEP, Rahmania menerima bantuan modal usaha sebesar Rp10 juta yang akan dimanfaatkan untuk mengembangkan dua jenis usaha yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarganya.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga bisa menambah modal usaha sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang," ujarnya.

Baca juga: Pesan Bupati Tanah Bumbu di Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka "Tunjukkan Dedikasi Disiplin"

Penerima bantuan lainnya, Hasnah (44), warga RT 14 Kelurahan Batulicin, juga memanfaatkan bantuan UEP untuk mengembangkan warung kecil yang dikelolanya. 

Di warung tersebut, ia menjual minuman dingin, makanan ringan, dan berbagai kebutuhan sehari-hari. Dari usahanya itu, hasil penjualan yang diperoleh sekitar Rp30 ribu per hari, sementara suaminya bekerja sebagai buruh.

Bantuan UEP dimanfaatkan Hasnah untuk membeli kulkas, mesin pres, timbangan, serta menambah modal usaha agar barang dagangannya semakin lengkap dan usahanya dapat berkembang.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Saya bisa membeli peralatan untuk menunjang usaha sekaligus menambah modal. Mudah-mudahan usaha semakin maju, sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga, apalagi anak saya sebentar lagi akan masuk kuliah," kata Hasnah.