Dari hasil pengecekan, pertumbuhan tanaman diperkirakan baru mencapai sekitar 10 persen. 

Rendahnya tingkat pertumbuhan dipengaruhi musim kemarau, yang menyebabkan lahan kekeringan serta belum tersedianya sarana irigasi yang memadai.

Selain memantau kondisi tanaman, personel kepolisian juga memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani, agar tetap semangat mengembangkan sektor pertanian meski menghadapi tantangan cuaca.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap para petani. Melalui pemantauan secara berkala, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat diketahui sejak dini sehingga dapat dicarikan solusi bersama dengan instansi terkait. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong," ujarnya.

Ia menambahkan, hasil pemantauan di Desa Pugaan menunjukkan tantangan serius berupa musim kemarau dan minimnya sumber pengairan. 

Karena itu, diperlukan sinergi seluruh pihak untuk mencari solusi agar produktivitas lahan tetap terjaga dan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan secara optimal. (wartabanjar.com/Suhardi)