Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan, sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet-atlet muda daerah.

“Melalui turnamen seperti ini, kita tidak hanya menyaksikan persaingan untuk meraih prestasi, tetapi juga membangun persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, kerja sama, dan rasa saling menghormati,” ujarnya.

Ia menilai, Turnamen Kemboja Cup juga menjadi ruang bagi lahirnya bibit-bibit pesepak bola berbakat, yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang.

Wakil Bupati berpesan kepada seluruh peserta, agar menampilkan permainan terbaik dengan tetap menghormati setiap keputusan wasit.

“Kemenangan tentu menjadi tujuan, namun yang lebih penting adalah menumbuhkan semangat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menunjukkan sikap dewasa dalam setiap pertandingan,” katanya.

Selain pembukaan turnamen, panitia juga membagikan hadiah berupa sepeda kepada salah seorang penonton, yang diserahkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Supriadi, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Turnamen Kemboja Cup ke-18 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan menjadi hiburan sekaligus ajang pembinaan sepak bola bagi masyarakat Benua Enam. (wartabanjar.com/Adew/*)