Di tengah kepanikan, sejumlah pedagang berhasil dievakuasi dari area terdampak. 

Asap tebal sempat menghalangi pandangan petugas sehingga menyulitkan identifikasi titik api utama. 

Namun, koordinasi yang solid antara petugas damkar, relawan, dan aparat keamanan membuat api perlahan dapat dikendalikan.

Usman mengungkapkan bahwa pendataan jumlah kios terdampak belum bisa dilakukan karena lokasi belum sepenuhnya aman hingga menjelang salat Jumat. Satu bangunan masih mengeluarkan api saat proses pendinginan, diduga karena adanya bahan mudah terbakar.

"Nanti pendataan lebih lanjut akan dilakukan bersama pihak pengelola pasar setelah kondisi benar-benar aman," katanya.(wartabanjar.com/tamam)